Dugaan Menguat: Belasan Alat Berat Masuk Lagi ke Lokasi Diduga Tambang Ilegal DI Tapsel, Warga Pertanyakan Keseriussan Penegakan Hukum

- Penulis

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakarviral.com, Selasa 19 Mei 2026, Tano Tombangan – Aktivitas yang diduga tambang ilegal kembali menjadi sorotan di wilayah perbatasan Tapanuli Selatan dengan Kabupaten Mandailing Natal, tepatnya di kawasan Aek Jarum, Muara Batanggadis, hulu barat daya Desa Panabari, Kecamatan Tano Tombangan Angkola.

Warga melaporkan, sedikitnya belasan alat berat kembali masuk ke area tersebut dan mulai beroperasi, meski sebelumnya sempat dilakukan penertiban oleh aparat pada awal Maret 2026.

“Sudah enam belas, Lae… alat berat masuk lagi,” ujar seorang warga Desa Panabari berinisial H kepada wartawan, Minggu (17/5/2026), dengan nada kecewa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga lainnya berinisial R juga membenarkan kondisi tersebut. Ia menyebut aktivitas di lokasi sudah kembali berjalan dalam sepekan terakhir.

“Sudah sekitar satu minggu ini bang, alat berat sudah masuk lagi,” ungkapnya.

Ekosistem Diduga Rusak, Air Sungai Keruh

Masyarakat Desa Panabari mengaku paling merasakan dampak dari aktivitas tersebut. Air sungai yang sebelumnya jernih kini berubah keruh dan berlumpur, bahkan sumber air pemandian umum yang biasa digunakan warga ikut terdampak.

Selain itu, warga menduga adanya aktivitas penebangan kayu di hulu yang memperparah kondisi lingkungan, hingga menyebabkan aliran air membawa material gelondongan saat hujan turun.

“Kalau hujan, air langsung mati dan keruh. Sudah tidak seperti dulu lagi,” keluh warga.

Klaim Mencengangkan: Disebut Ada ‘Dukungan’ Pihak Tertentu

Di tengah aktivitas yang kembali berlangsung, warga juga mengungkap adanya pernyataan dari pihak yang disebut sebagai koordinator lapangan di lokasi.

Menurut penuturan warga berinisial R, oknum tersebut sempat menyampaikan klaim bahwa kegiatan di area tersebut mendapat “dukungan dari Polda Sumut”.

Baca Juga:  Masyarakat Kompleks Kejaksaan Kelurahan Simpang Selayang Menolak Keberadaan Dapur MBG

“Katanya ini Polda ini,” ujar R menirukan ucapan yang ia dengar di lapangan.

Namun demikian, hingga saat ini klaim tersebut belum dapat diverifikasi kebenarannya dan masih menjadi dugaan yang berkembang di tengah masyarakat.

Sorotan Publik Menguat, Warga Pertanyakan Penegakan Hukum

Kembali maraknya aktivitas alat berat ini memunculkan tanda tanya besar di kalangan warga, terutama setelah sebelumnya sempat dilakukan penertiban oleh aparat kepolisian.

Warga menilai, jika benar telah ada tindakan sebelumnya, maka kembalinya aktivitas ini menunjukkan lemahnya pengawasan di lapangan.

Upaya Konfirmasi ke Aparat

Untuk memastikan informasi tersebut, tim wartawan mencoba melakukan konfirmasi ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut pada Senin (18/5/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

Namun, menurut keterangan petugas piket, pejabat yang dituju sedang berada dalam agenda rapat internal.

Hal serupa juga disampaikan oleh pihak Humas Polda Sumut. Sementara itu, dari Bidang Penmas, staf menyampaikan bahwa pejabat terkait sedang mengikuti rapat daring (Zoom meeting).

Tim kemudian bertemu dengan salah satu staf Humas bernama Fajar. Saat dikonfirmasi terkait dugaan tambang ilegal tersebut, ia menyatakan akan menyampaikan informasi itu kepada pimpinan.

“Sudah kami sampaikan ke atasan,” ujar Fajar.

Wartawan Kembali Tanpa Jawaban Pasti

Hingga proses konfirmasi selesai, tim wartawan belum berhasil mendapatkan keterangan langsung dari pejabat berwenang.

Dengan belum adanya penjelasan resmi dari pihak terkait, dugaan dan pertanyaan publik terkait aktivitas yang diduga tambang ilegal di wilayah tersebut masih belum terjawab.

Tim media menyatakan akan terus melakukan penelusuran dan mengawal perkembangan kasus ini untuk kepentingan publik.

PENULIS:RED / TIM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pakarviral.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kantor Pertanahan Kota Medan Laksanakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila
Wako Alfin Lantik Dewan Pengawas PDAM, Dorong Penguatan Tata Kelola dan Kualitas Layanan Air Bersih.
Layanan ATR/BPN di Pelayanan Satu Pintu Kota Tangerang Permudah Urusan Pertanahan Masyarakat
Semarak Iduladha 1447 H, Menteri Nusron Salurkan Hewan Kurban ke Pondok Pesantren Attaqwa
Jadi Khatib Iduladha, Menteri Nusron Sampaikan Pesan untuk “Sembelih” Ego dan Keserakahan
Gunungsitoli Diguncang Skandal Galian Tanah: Lokasi Dinyatakan Melanggar, Alat PU Tetap Beroperasi
Pahami Putusan MK Soal Kerugian Negara, Sekjen ATR/BPN Imbau Jajaran Tak Ragu Ambil Keputusan
Seorang PNS Di Medan, Curhat Sudah 7 Bulan Kasus Ibu Tiri Yang Aniaya Anaknya Diduga Mangkrak di Meja Penyidik
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 02:45 WIB

Kantor Pertanahan Kota Medan Laksanakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

Senin, 1 Juni 2026 - 06:16 WIB

Wako Alfin Lantik Dewan Pengawas PDAM, Dorong Penguatan Tata Kelola dan Kualitas Layanan Air Bersih.

Senin, 1 Juni 2026 - 02:24 WIB

Layanan ATR/BPN di Pelayanan Satu Pintu Kota Tangerang Permudah Urusan Pertanahan Masyarakat

Minggu, 31 Mei 2026 - 04:37 WIB

Semarak Iduladha 1447 H, Menteri Nusron Salurkan Hewan Kurban ke Pondok Pesantren Attaqwa

Minggu, 31 Mei 2026 - 02:32 WIB

Jadi Khatib Iduladha, Menteri Nusron Sampaikan Pesan untuk “Sembelih” Ego dan Keserakahan

Berita Terbaru