Pakarviral.com, Medan — Dugaan penelantaran atlet Aquatic asal Deli Serdang dalam ajang olahraga di Kuala Lumpur, Malaysia, mencuat ke publik. Informasi ini disampaikan oleh Ketua DPP Srikandi LSM Pakar Indonesia berdasarkan aduan dari sejumlah orang tua atlet.
Menindaklanjuti informasi tersebut, Redaksi Mediapakar melakukan konfirmasi kepada Farhan selaku Person in Charge (PIC) Event Organizer (EO) Milenial terkait berbagai polemik dalam pelaksanaan kegiatan lomba yang sebelumnya digelar di wilayah Deli Serdang.
Isu ini menjadi perhatian publik setelah disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Hotel Lexus, Jalan Sisingamangaraja, Medan, di hadapan puluhan awak media.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menanggapi berbagai tudingan yang beredar, Farhan memberikan klarifikasi atas sejumlah persoalan yang disorot.
Terkait dugaan keterlibatan dalam penyelundupan barang elektronik berupa iPhone melalui atlet, Farhan membantah keras tuduhan tersebut. Ia menegaskan bahwa perangkat yang dibawanya merupakan milik pribadi.
“Tidak benar ada penyelundupan melalui atlet. Saya hanya membawa dua unit handphone pribadi dan sudah membayar bea cukai sebesar Rp500 ribu,” ujarnya.
Farhan juga membenarkan adanya bantuan dana dari Bupati Deli Serdang sebesar Rp12 juta. Menurutnya, dana tersebut digunakan untuk mendukung kebutuhan atlet selama kegiatan berlangsung.
“Memang ada bantuan dari Bupati sebesar Rp12 juta dan itu digunakan untuk kebutuhan atlet,” katanya.
Terkait keluhan orang tua atlet mengenai pembiayaan, Farhan mengaku telah melakukan pengembalian dana secara bertahap.
“Saya sudah mengembalikan sebagian biaya kepada orang tua atlet dengan menyicil dan ada bukti transfer nya,” jelasnya.
Sebelumnya, sejumlah orang tua atlet menyampaikan berbagai keluhan, antara lain terkait mekanisme kerja sama kegiatan, janji pembiayaan keberangkatan ke Malaysia bagi peraih medali terbanyak, hingga adanya biaya tambahan yang harus ditanggung secara mandiri oleh peserta. Biaya tersebut meliputi pengurusan paspor, atribut kontingen, serta kebutuhan lainnya.
Selain itu, orang tua atlet juga menyoroti fasilitas selama berada di Malaysia, seperti akomodasi, transportasi, konsumsi, hingga ketidakpastian penginapan setibanya di lokasi.
Atas situasi ini, LSM PAKAR mendesak Bupati Deli Serdang untuk mengambil langkah tegas guna memastikan perlindungan terhadap para atlet serta mengevaluasi pihak-pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Redaksi Pakarviral.com menyatakan tetap membuka ruang bagi seluruh pihak terkait untuk memberikan keterangan tambahan guna menjaga prinsip keberimbangan dan akurasi dalam pemberitaan.
Hingga berita ini diturunkan, polemik terkait pelaksanaan kegiatan tersebut masih menjadi perhatian publik dan diharapkan segera menemukan titik terang.
Redaksi












