Bobby Nasution Tinjau Banjir Letda Sujono, Penanganan Kawasan Perbatasan Didorong Segera Direalisasikan

- Penulis

Rabu, 9 September 2026 - 06:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN,PAKARVIRAL.COM, — Persoalan banjir yang berulang di kawasan Jalan Letda Sujono, tepatnya di sekitar pintu Tol Bandar Selamat, mendapat perhatian langsung dari Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution.

 

Bobby turun langsung meninjau kondisi kawasan tersebut pada Selasa (8/9/2026). Dalam peninjauannya, ia menekankan perlunya langkah cepat dan terpadu antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pemerintah Kota Medan, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, serta pemerintah pusat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Menurut Bobby, persoalan genangan di kawasan tersebut bukan sekadar akibat tingginya curah hujan. Sistem pembuangan air yang belum bekerja secara optimal turut menjadi persoalan yang harus segera dibenahi.

 

Ia mengatakan, sejumlah perencanaan untuk mengatasi banjir sebenarnya telah tersedia. Karena itu, tahap berikutnya tinggal memastikan pembagian kewenangan berjalan jelas dan pelaksanaan di lapangan tidak kembali tertunda.

 

“Ini harus segera diselesaikan. Desain dan perencanaannya sudah ada, tinggal pembagian tugas dan bagaimana pelaksanaannya bisa dipercepat,” ujar Bobby saat berada di lokasi.

 

Salah satu solusi yang disiapkan untuk kawasan Letda Sujono yakni pembangunan kolam retensi yang nantinya terhubung dengan saluran primer sepanjang kurang lebih 1,7 kilometer.

 

Untuk pembangunan drainase penghubung menuju kolam retensi, kewenangan direncanakan berada di Kementerian Pekerjaan Umum. Sementara Pemko Medan memiliki tanggung jawab dalam proses pembebasan lahan yang menjadi lokasi pembangunan kolam retensi.

 

Bobby berharap proses pembebasan lahan tersebut dapat dituntaskan tahun ini. Bahkan, Pemprov Sumut menyatakan siap turun tangan apabila persoalan anggaran menjadi kendala bagi Pemko Medan.

Baca Juga:  Dicopot dari Kareg BGN Sumut, Proses Pemeriksaan Tengku Agung Diminta Tetap Berjalan

 

“Kalau pembebasan lahannya tidak bisa dianggarkan Pemko Medan, Pemprov Sumut siap membantu. Yang terpenting program ini bisa segera berjalan karena masyarakat sudah cukup lama menunggu penyelesaian banjir ini,” katanya.

 

Jalan Eka Warni Juga Jadi Perhatian

 

Selain kawasan Letda Sujono, Bobby turut menyoroti persoalan banjir yang terjadi di Jalan Eka Warni, Kecamatan Medan Johor.

 

Kawasan tersebut juga dinilai membutuhkan penanganan lintas wilayah lantaran berada di kawasan yang berkaitan dengan wilayah administrasi Kota Medan dan Deli Serdang. Kondisi itu membuat penyelesaiannya tidak cukup jika hanya mengandalkan satu pemerintah daerah.

 

Bobby menjelaskan, penanganan Jalan Eka Warni nantinya akan dibagi berdasarkan kewenangan masing-masing instansi. Pemprov Sumut akan mengambil bagian dalam pembangunan sodetan, sementara Kementerian Pekerjaan Umum menangani sistem drainase.

 

Di sisi lain, Pemko Medan akan diarahkan untuk melakukan perbaikan terhadap badan jalan yang terdampak persoalan tersebut.

 

Bobby mengaku persoalan di Jalan Eka Warni bukan hal baru baginya. Saat masih menjabat sebagai Wali Kota Medan, ia juga pernah turun langsung melihat kondisi kawasan tersebut.

 

“Karena lokasinya berada di dua wilayah administrasi, maka penyelesaiannya harus dilakukan bersama. Tidak bisa masing-masing bekerja sendiri,” tegasnya.

 

Dengan adanya pembagian tugas tersebut, Bobby berharap penanganan sejumlah titik banjir di kawasan perbatasan Medan dan Deli Serdang tidak lagi berhenti pada tahap perencanaan, tetapi segera diwujudkan dalam pekerjaan nyata di lapangan. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pakarviral.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LAPOR POLRES SIAK!! BONGKAR SINDIKAT JUAL BELI TANAH HPL: KORBAN MERUGI HINGGA Rp85 JUTA, RONALDI HARUS SEGERA DITANGKAP!
Sudah SP 1 hingga SP 3, Empat Ruko Jalan Swadaya Akhirnya Disegel, LSM PAKAR Desak Penindakan Berlanjut
Penerbangan Soekarno-Hatta Terdampak Erupsi Anak Krakatau, Penumpang Lion Air Pilih Reschedule hingga 9 September
Dicopot dari Kareg BGN Sumut, Proses Pemeriksaan Tengku Agung Diminta Tetap Berjalan
Kecelakaan di Depan SPBU Mulawari, Polisi Temukan Tanaman Ganja dari Tas Korban
MBG Disorot Media Rusia, Kasus Dugaan Keracunan Jadi Perhatian di Tengah Pidato Prabowo di Vladivostok
Rico Waas Perkuat Kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan, Perlindungan Pekerja Informal Jadi Perhatian
Keluarga Almarhumah Winda Lorenza Gowasa Minta Ekshumasi dan Autopsi Ulang, Bantah Isu Perdamaian
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 10:29 WIB

LAPOR POLRES SIAK!! BONGKAR SINDIKAT JUAL BELI TANAH HPL: KORBAN MERUGI HINGGA Rp85 JUTA, RONALDI HARUS SEGERA DITANGKAP!

Rabu, 9 September 2026 - 06:38 WIB

Bobby Nasution Tinjau Banjir Letda Sujono, Penanganan Kawasan Perbatasan Didorong Segera Direalisasikan

Selasa, 8 September 2026 - 06:41 WIB

Sudah SP 1 hingga SP 3, Empat Ruko Jalan Swadaya Akhirnya Disegel, LSM PAKAR Desak Penindakan Berlanjut

Minggu, 6 September 2026 - 14:42 WIB

Penerbangan Soekarno-Hatta Terdampak Erupsi Anak Krakatau, Penumpang Lion Air Pilih Reschedule hingga 9 September

Jumat, 4 September 2026 - 15:51 WIB

Dicopot dari Kareg BGN Sumut, Proses Pemeriksaan Tengku Agung Diminta Tetap Berjalan

Berita Terbaru