Diduga Tak Berkutik Hadapi Preman PKL Simpang Limun, Wali Kota Medan Rico Waas Bungkam Seribu Bahasa

- Penulis

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Pakarviral.com, Medan, 14 Mei 2026 — Wajah Kota Medan kembali dipertanyakan. Di tengah janji penataan kota dan ketertiban yang terus digaungkan pemerintah, kawasan PKL Simpang Limun justru semakin semrawut dan diduga dikuasai praktik premanisme yang telah mengakar puluhan tahun.

Nama Wali Kota Rico Waas kini menjadi sorotan publik. Hingga saat ini, belum terlihat langkah nyata untuk menertibkan kawasan yang diduga sarat pungutan liar, intimidasi, hingga penguasaan fasilitas umum tersebut. Kondisi ini memunculkan dugaan kuat di tengah masyarakat bahwa ada pihak-pihak yang sengaja “dipelihara” dan tak tersentuh hukum.

Akses jalan yang seharusnya digunakan masyarakat kini nyaris lumpuh akibat lapak PKL yang terus meluas. Ironisnya, pihak kelurahan maupun instansi terkait terkesan memilih diam. Tidak ada penindakan serius, tidak ada ketegasan, seolah praktik yang berlangsung bertahun-tahun itu adalah sesuatu yang dianggap biasa.

Seorang warga Jalan Tanjung Bunga berinisial WS (46), yang juga mencari nafkah di kawasan tersebut, mengungkapkan keresahannya kepada awak media.
“Udah lama kali ini pak. Dari zaman Pak Harto sampai sekarang gak pernah selesai. Malah makin ramai dan makin luas. Kayak gak ada yang berani nyentuh,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih mengejutkan lagi, para pedagang mengaku setiap hari harus menghadapi dugaan kutipan liar oleh oknum-oknum preman dengan berbagai alasan. Mulai dari uang keamanan, uang meja, hingga kutipan sampah yang nilainya terus memberatkan pedagang kecil.
“Yang datang ngutip beda-beda orang pak. Kadang sehari bisa sampai tiga kali.
Alasannya macam-macam, uang keamanan lah, uang meja lah. Kami ini pedagang kecil, makin susah jadinya,” keluh WS dengan nada kecewa.

Baca Juga:  Kantor Pertanahan Kota Medan Ucapkan Selamat Hari Kearsipan Nasional

Fenomena ini memunculkan pertanyaan besar di tengah publik: mengapa praktik seperti ini seolah tak tersentuh? Siapa sebenarnya yang bermain di belakang kawasan PKL Simpang Limun? Dan mengapa pemerintah kota terkesan tidak memiliki keberanian untuk membersihkannya?
Saat dikonfirmasi awak media terkait persoalan tersebut, Wali Kota Rico Waas memilih bungkam hingga berita ini diterbitkan. Sikap diam itu justru semakin memancing spekulasi liar di tengah masyarakat.

Tidak sedikit warga menduga adanya aliran setoran tertentu yang membuat praktik di kawasan itu tetap aman dan terus berlangsung tanpa hambatan.
Jika benar ada pembiaran terhadap dugaan premanisme dan pungutan liar di atas fasilitas umum milik rakyat, maka ini bukan lagi sekadar persoalan PKL. Ini menyangkut wibawa pemerintah, keberanian penegak aturan, dan nasib masyarakat kecil yang setiap hari diperas dalam diam.

PENULIS:JONI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pakarviral.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bapenda Kota Medan Dan Manager DIY William Iskandar Rampas Hak Pejalan Kaki, Buat Kegiatan Parkir Diatas Parit dan Trotoar.
BBM Subsidi Dikeruk, H. Asril Doyok Lempar Badan: Siapa “Beking” dan Pemilik Asli PT BMBM di SPBU KM 5 Perawang?
KLAIM ULAYAT TAPI PAKAI SKRPT PRIBADI: RONALDI TAK BISA BUKTIKAN LEGALITAS TANAH HPL, MALAH SESUMBAR DAN BLOKIR MEDIA! KAPOLRES SIAK, TANGKAP TERLAPOR!!
LAPOR POLRES SIAK!! BONGKAR SINDIKAT JUAL BELI TANAH HPL: KORBAN MERUGI HINGGA Rp85 JUTA, RONALDI HARUS SEGERA DITANGKAP!
DPW Media Center LSM PAKAR Sumut Desak Kapolri Turun Tangan, Deretan Kejanggalan Kematian Ibu Bhayangkari Winda Lorenza Gowasa Dinilai Harus Dibuka Terang-Benderang
DPW LSM PAKAR Sumut Soroti Dugaan Kebocoran PAD Sektor Parkir, Desak Pemko Medan Audit Pengelolaan Retribusi
LSM PAKAR Soroti Dugaan Penyimpangan Dana BOS di SMP Kota Medan, Desak Disdik Audit Menyeluruh
Diduga Beroperasi Tanpa Plang Perusahaan, Pabrik Minyak di Kawasan KIM Jadi Sorotan
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Bapenda Kota Medan Dan Manager DIY William Iskandar Rampas Hak Pejalan Kaki, Buat Kegiatan Parkir Diatas Parit dan Trotoar.

Selasa, 29 September 2026 - 02:36 WIB

BBM Subsidi Dikeruk, H. Asril Doyok Lempar Badan: Siapa “Beking” dan Pemilik Asli PT BMBM di SPBU KM 5 Perawang?

Sabtu, 12 September 2026 - 08:33 WIB

KLAIM ULAYAT TAPI PAKAI SKRPT PRIBADI: RONALDI TAK BISA BUKTIKAN LEGALITAS TANAH HPL, MALAH SESUMBAR DAN BLOKIR MEDIA! KAPOLRES SIAK, TANGKAP TERLAPOR!!

Jumat, 11 September 2026 - 10:29 WIB

LAPOR POLRES SIAK!! BONGKAR SINDIKAT JUAL BELI TANAH HPL: KORBAN MERUGI HINGGA Rp85 JUTA, RONALDI HARUS SEGERA DITANGKAP!

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:31 WIB

DPW Media Center LSM PAKAR Sumut Desak Kapolri Turun Tangan, Deretan Kejanggalan Kematian Ibu Bhayangkari Winda Lorenza Gowasa Dinilai Harus Dibuka Terang-Benderang

Berita Terbaru