Pakarviral.com, MEDAN – Rapat koordinasi terkait permintaan keterangan dan pemeriksaan lapangan dilaksanakan bersama Direktorat Jenderal Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan sebagai upaya memperkuat penanganan permasalahan pertanahan secara terpadu. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan setiap proses penanganan sengketa berjalan sesuai prosedur dan memiliki dasar hukum yang kuat.
Rapat tersebut dilaksanakan dengan melibatkan jajaran unit kerja terkait di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional. Agenda utama dalam pertemuan ini adalah membahas mekanisme permintaan keterangan serta pelaksanaan pemeriksaan lapangan dalam penyelesaian kasus pertanahan.
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menyamakan persepsi, meningkatkan koordinasi, serta mempercepat penyelesaian sengketa dan konflik pertanahan. Dengan adanya rapat koordinasi ini, diharapkan setiap langkah yang diambil dapat lebih terarah, efektif, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pelaksanaannya, dibahas berbagai aspek teknis, mulai dari pengumpulan data, verifikasi dokumen, hingga prosedur pemeriksaan lapangan. Hal ini penting untuk memastikan bahwa setiap keputusan yang diambil didasarkan pada fakta yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan sinergi antarunit kerja semakin kuat dalam menangani permasalahan pertanahan. Dengan koordinasi yang baik, proses penyelesaian sengketa dapat berjalan lebih cepat, transparan, dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.
PENULIS:ROBIN SILALAHI












