PKL Marak, Akses Umum Terganggu, Program “Medan Bersih-Bersih” Disorot, Aktivis LSM PAKAR: ‘Wali Kota Medan Hanya Pandai Menata Rambut

- Penulis

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Pakarviral.com, Rabu 13 Mei 2026, Medan — Program “Medan Bersih-Bersih” yang dicanangkan Pemerintah Kota Medan kembali menjadi sorotan publik. Aktivitas pedagang kaki lima (PKL) di sejumlah titik dinilai masih belum tertib dan berdampak pada terganggunya akses fasilitas umum.

Di Kelurahan Sudirejo II, Kecamatan Medan Kota, tepatnya di Jalan Kemiri, keberadaan lapak PKL disebut menutup sebagian badan jalan. Kondisi ini berdampak pada terganggunya arus lalu lintas di ruas Jalan Tanjung Bunga dan Jalan Seksama.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah titik mengalami penyempitan jalan yang memicu kemacetan, terutama pada jam sibuk. Warga mengeluhkan sulitnya mengakses fasilitas umum, termasuk sekolah dan layanan kesehatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah seorang warga berinisial AB (36), yang tinggal di kawasan Tanjung Bunga, mengaku harus berjalan kaki untuk mengantar anaknya ke sekolah akibat akses jalan yang tertutup aktivitas pasar liar.

“Kadang saya harus berhenti di depan pajak, lalu lanjut jalan kaki. Begitu juga kalau ke puskesmas, aksesnya sempit dan sulit dilalui kendaraan,” ujarnya.

Kondisi serupa juga ditemukan di Kelurahan Amplas, Kecamatan Medan Amplas, tepatnya di Jalan Selambo No. 20. Aktivitas PKL di lokasi tersebut dilaporkan semakin meluas hingga menutupi akses menuju fasilitas umum seperti sekolah dan puskesmas.

Saat dikonfirmasi, Lurah Sudirejo II, Hasudungan Irwanto Malau, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan upaya penertiban, namun menghadapi kendala di lapangan.

“Kami sudah memberikan teguran dan peringatan, tetapi para pedagang kembali lagi berjualan. Mereka juga mencari nafkah di situ,” ungkapnya.

Baca Juga:  DPW Media Center LSM PAKAR Sumut Mengatakan Hari Buruh Internasional 2026: Dari Peluh Buruh, Harapan Bangsa Terus Hidup

Ia menambahkan bahwa kewenangan penertiban secara langsung berada pada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Sementara itu, upaya konfirmasi kepada pihak Kelurahan Amplas belum memperoleh tanggapan karena pejabat terkait tidak berada di tempat saat didatangi awak media.

Di sisi lain, tim investigasi memperoleh informasi terkait dugaan praktik pungutan liar terhadap PKL oleh oknum tertentu. Dugaan tersebut menyebut adanya pihak yang melakukan pengutipan dengan dalih tertentu, namun belum jelas peruntukan dan aliran dana tersebut. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait informasi tersebut.

Situasi ini memunculkan pertanyaan publik terkait efektivitas implementasi program “Medan Bersih-Bersih”. Sejumlah pihak menilai diperlukan langkah tegas dan terkoordinasi dari Pemerintah Kota Medan bersama instansi terkait untuk menata kembali kawasan terdampak, tanpa mengabaikan aspek sosial ekonomi para pedagang.

Pemerintah Kota Medan diharapkan segera mengambil langkah konkret guna memastikan ketertiban ruang publik tetap terjaga serta akses masyarakat terhadap fasilitas umum tidak terganggu.

Sementara itu, kritik juga disampaikan oleh aktivis LSM PAKAR Sumatera Utara. Ketua Media Center DPW LSM PAKAR Sumut, Robin Silalahi, memberikan kritik tajam terhadap Wali Kota Medan yang dinilai belum maksimal dalam menangani persoalan tata ruang di Kota Medan.

“Walikota Medan jangan hanya pandai menata rambut, tapi tak pandai menata kota, yang di butuhkan masyarakat adalah penataan ruang lebih baik dan tidak merugikan masyarakat, masyarakat tidak terkesan dengan tata rambut walikota Medan yang klimis itu”, tegas Robin Silalahi.

TIM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pakarviral.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kantor Pertanahan Kota Medan Laksanakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila
Wako Alfin Lantik Dewan Pengawas PDAM, Dorong Penguatan Tata Kelola dan Kualitas Layanan Air Bersih.
Layanan ATR/BPN di Pelayanan Satu Pintu Kota Tangerang Permudah Urusan Pertanahan Masyarakat
Semarak Iduladha 1447 H, Menteri Nusron Salurkan Hewan Kurban ke Pondok Pesantren Attaqwa
Jadi Khatib Iduladha, Menteri Nusron Sampaikan Pesan untuk “Sembelih” Ego dan Keserakahan
Gunungsitoli Diguncang Skandal Galian Tanah: Lokasi Dinyatakan Melanggar, Alat PU Tetap Beroperasi
Pahami Putusan MK Soal Kerugian Negara, Sekjen ATR/BPN Imbau Jajaran Tak Ragu Ambil Keputusan
Seorang PNS Di Medan, Curhat Sudah 7 Bulan Kasus Ibu Tiri Yang Aniaya Anaknya Diduga Mangkrak di Meja Penyidik
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 02:45 WIB

Kantor Pertanahan Kota Medan Laksanakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

Senin, 1 Juni 2026 - 06:16 WIB

Wako Alfin Lantik Dewan Pengawas PDAM, Dorong Penguatan Tata Kelola dan Kualitas Layanan Air Bersih.

Senin, 1 Juni 2026 - 02:24 WIB

Layanan ATR/BPN di Pelayanan Satu Pintu Kota Tangerang Permudah Urusan Pertanahan Masyarakat

Minggu, 31 Mei 2026 - 04:37 WIB

Semarak Iduladha 1447 H, Menteri Nusron Salurkan Hewan Kurban ke Pondok Pesantren Attaqwa

Minggu, 31 Mei 2026 - 02:32 WIB

Jadi Khatib Iduladha, Menteri Nusron Sampaikan Pesan untuk “Sembelih” Ego dan Keserakahan

Berita Terbaru