DPP LSM PAKAR Indonesia Ancam Kepung Kantor BNI Medan Jalan Pemuda, Desak Penyelesaian Dugaan Penggelapan Dana Rp1,5 Miliar

- Penulis

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakarviral.com, Rabu 29 Juli 2026, MEDAN – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LSM Pembela Kemerdekaan Rakyat (PAKAR) Indonesia memastikan akan menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Bank BNI Cabang Jalan Pemuda, Medan, dalam waktu dekat. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes atas belum adanya penyelesaian terhadap dugaan persoalan dana senilai sekitar Rp1,5 miliar yang diklaim oleh seorang nasabah.

Rencana aksi itu disampaikan Ketua DPP LSM PAKAR Indonesia, Atan Gantar Gultom, dalam konferensi pers di Hotel Grand Antares, Jalan Sisingamangaraja, Medan, Rabu (29/7/2026).

Menurut Atan, pihaknya sebelumnya telah menyampaikan surat pemberitahuan aksi kepada sejumlah instansi, termasuk kantor pusat Bank BNI di Jakarta, Polrestabes Medan, kementerian terkait, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, hingga kini, kata dia, belum ada tanggapan ataupun penyelesaian yang dinilai memuaskan.

“Kami akan menggelar aksi besar-besaran karena sampai hari ini belum ada keputusan yang jelas dari pihak Bank BNI Jalan Pemuda Medan. Kami berharap ada itikad baik untuk menyelesaikan persoalan ini,” ujar Atan.

Ia juga menyatakan pihaknya berencana melaporkan persoalan tersebut ke Polda Sumatera Utara. Menurut Atan, langkah itu ditempuh karena pihak yang didampinginya merasa dirugikan.

Selain itu, Atan mengemukakan dugaan adanya penggelapan dana nasabah dan praktik yang disebutnya sebagai “mafia perbankan”. Namun, tuduhan tersebut masih merupakan pernyataan sepihak dari pihak pelapor dan belum mendapat tanggapan maupun pembuktian melalui proses hukum.

“Kami telah menunggu penyelesaian selama bertahun-tahun, tetapi belum menemukan titik temu. Karena saya telah menerima kuasa dari korban, kami akan mengambil langkah hukum dan aksi sebagai bentuk perjuangan mendapatkan keadilan,” katanya.

Korban Mengaku Masih Menunggu Dana Rp1,5 Miliar

Terpisah, Flora Silvia Inggrid Panjaitan, yang mengaku sebagai korban, membenarkan telah memberikan kuasa kepada Atan Gantar Gultom untuk mendampingi dan mengusut persoalan tersebut.

Flora mengklaim masih memiliki hak atas dana sekitar Rp1,5 miliar yang menurutnya belum diterima dari proses transaksi dengan pihak Bank BNI.

Baca Juga:  Laporkan Progres Dukungan KSPEAN Papua Selatan, Wamen Ossy Tegaskan Landasan Kuat untuk Agenda Pembangunan Nasional

Ia menjelaskan, persoalan bermula saat dirinya meminta pembukaan blokir atas suatu objek. Namun, menurut pengakuannya, permintaan tersebut ditolak dengan alasan objek tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

“Yang membuat saya heran, objek yang disebut belum memiliki IMB justru kemudian dijual kepada pihak lain. Dari situlah saya mulai mempertanyakan prosesnya,” ujar Flora.

Flora juga mengaku memperoleh informasi dari pihak bank bahwa sisa dana telah ditransfer ke rekening di Bank Mestika. Namun, ia membantah tidak memiliki rekening di bank tersebut.

“Saya tidak pernah memiliki tabungan di Bank Mestika. Karena itu saya mempertanyakan ke mana sebenarnya dana tersebut disalurkan,” katanya.

Lebih lanjut, Flora mengaku menemukan kejanggalan dalam kronologi transaksi. Menurutnya, akad kredit dengan Bank BNI baru dilakukan pada 7 Desember 2011 dengan nilai Rp3,4 miliar. Dari nilai tersebut, ia mengaku baru menerima pembayaran sekitar Rp1,9 miliar.

Namun, saat mendatangi kantor Bank BNI pada 16 Juli 2026, ia mengaku mendapat penjelasan bahwa sisa dana telah ditransfer pada 23 November 2011.

“Bagi saya ini janggal. Bagaimana mungkin pelunasan dilakukan pada November 2011, sementara akad kredit baru berlangsung pada Desember 2011. Itu yang ingin saya minta penjelasannya,” tutur Flora.

Atas dasar itu, Flora menyatakan akan menempuh jalur hukum bersama DPP LSM PAKAR dengan melaporkan persoalan tersebut ke Polda Sumatera Utara.

“Saya hanya ingin hak saya dipenuhi dan persoalan ini diusut secara transparan sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.

Hingga berita ini ditulis, pihak Bank BNI belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan dan pernyataan yang disampaikan DPP LSM PAKAR maupun Flora Silvia Inggrid Panjaitan.

Redaksi memberikan ruang hak jawab kepada pihak Bank BNI untuk menyampaikan klarifikasi sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Versi ini lebih sesuai dengan kaidah jurnalistik karena memisahkan fakta dan klaim, menghindari vonis, serta menutup berita dengan ruang hak jawab sehingga lebih aman secara hukum untuk dipublikasikan.

(REDAKSI/ROBIN SILALAHI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pakarviral.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringati Hari Anak Nasional, LSM PAKAR Santuni 100 Anak Yatim di Batu Bara
DPP LSM PAKAR Desak BNI Buka Dugaan Kejanggalan Transaksi Rp1,5 Miliar, Klaim Dana Tak Pernah Diterima Nasabah
DPW MEDIA CENTER LSM PAKAR SUMUT Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun kepada Ketua Umum LSM PAKAR Indonesia dan Ketua DPW LSM PAKAR Sumut
DPP LSM PAKAR Indonesia Desak BNI Buka Dugaan Kejanggalan Transaksi Rp1,5 Miliar, Klaim Dana Tak Pernah Diterima Nasabah
DPP Srikandi LSM PAKAR Indonesia Minta Bupati dan Dispora Deli Serdang, Periksa Penggunaan Dana Keberangkatan Atlet Renang ke Malaysia
DPP Srikandi LSM PAKAR Indonesia Ungkap Dugaan Penyimpangan Pemberangkatan Atlet Renang Deli Serdang ke Malaysia
LSM PAKAR Akan Gelar Aksi Damai Besar-Besaran, Tuntut Pengembalian Dana CU Karya Murni
Kinerja Polda Sumut Dipuji, Kasus Dugaan Penggelapan Rumah Masuk Tahap Penyelidikan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:30 WIB

DPP LSM PAKAR Indonesia Ancam Kepung Kantor BNI Medan Jalan Pemuda, Desak Penyelesaian Dugaan Penggelapan Dana Rp1,5 Miliar

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:27 WIB

Peringati Hari Anak Nasional, LSM PAKAR Santuni 100 Anak Yatim di Batu Bara

Selasa, 28 Juli 2026 - 01:54 WIB

DPP LSM PAKAR Desak BNI Buka Dugaan Kejanggalan Transaksi Rp1,5 Miliar, Klaim Dana Tak Pernah Diterima Nasabah

Minggu, 26 Juli 2026 - 04:47 WIB

DPW MEDIA CENTER LSM PAKAR SUMUT Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun kepada Ketua Umum LSM PAKAR Indonesia dan Ketua DPW LSM PAKAR Sumut

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:21 WIB

DPP LSM PAKAR Indonesia Desak BNI Buka Dugaan Kejanggalan Transaksi Rp1,5 Miliar, Klaim Dana Tak Pernah Diterima Nasabah

Berita Terbaru