Pakarviral.com, Kamis 25 Juni 2026, Labuhanbatu Utara – Viralnya video yang memperlihatkan sebuah barak yang diduga menjadi lokasi peredaran narkoba di Kabupaten Labuhanbatu Utara terus menuai sorotan tajam dari berbagai kalangan. Kali ini, kritik keras datang dari Ketua DPW Media Center LSM PAKAR Sumatera Utara, Robin Silalahi.
Menurut Robin, lambannya respons aparat kepolisian labuhanbatu Utara dalam menindaklanjuti informasi yang telah lebih dulu beredar luas di media sosial memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat.
“Yang menjadi pertanyaan publik adalah, kenapa setelah video itu viral dan menjadi perhatian luas, tidak ada tindakan cepat saat itu juga? Justru setelah ramai diperbincangkan, aparat baru turun ke lokasi,” tegas Robin.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Robin menilai, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan spekulasi liar di tengah masyarakat. Pasalnya, saat petugas akhirnya mendatangi lokasi yang disebut-sebut sebagai tempat transaksi narkoba, para pelaku yang diduga terlibat sudah tidak ditemukan. “Yang ditemukan hanya barang-barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan narkoba seperti sedotan dan alat timbangan. Sementara orang-orang yang diduga terlibat sudah tidak ada di lokasi. Ini tentu memunculkan pertanyaan besar,” ujarnya.
Lebih lanjut, Robin mengungkapkan bahwa masyarakat kini menunggu langkah nyata aparat penegak hukum, bukan sekadar pembongkaran atau pemusnahan bangunan yang diduga digunakan sebagai tempat aktivitas ilegal tersebut. “Yang diinginkan masyarakat bukan hanya membakar atau merobohkan baraknya. Yang paling penting adalah menangkap bos besar bandar narkoba, pengedar, dan jaringan yang selama ini diduga beroperasi di sana. Kalau pelakunya tidak tersentuh, maka persoalan narkoba tidak akan pernah selesai,” katanya.
Robin juga meminta aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan secara detail, transparan dan profesional agar tidak muncul kecurigaan dugaan – dugaan negatif yang dapat menurunkan kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.
“Jangan sampai muncul kecurigaan di tengah masyarakat bahwa ada informasi yang bocor sebelum penggerebekan dilakukan. Aparat harus mampu menjawab keraguan publik dengan tindakan nyata, mengungkap siapa aktor di balik peredaran narkoba tersebut dan membawa mereka ke hadapan hukum,” pungkasnya.
Kasus viralnya vidio barak narkoba yang diduga menjadi sarang peredaran narkoba ini kini menjadi perhatian luas masyarakat Sumatera Utara. Publik menunggu langkah tegas aparat untuk membuktikan bahwa pemberantasan narkoba tidak berhenti pada pemusnahan bangunan semata, melainkan juga menyentuh para pelaku utama yang selama ini diduga menikmati keuntungan dari bisnis haram tersebut.
TIM












